-- SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA --
Tampilkan postingan dengan label linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label linux. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 April 2011

cara install firefox 4 di linux

firefox 4 sudah dirilis dan tentunya anda ingin mencobanya. Bagi pengguna Linux, di repository "resmi" biasanya belum ada dan untungnya ada cara lain dalam menambah koleksi software di Linux. Bagi pengguna Ubuntu, Linux Mint dkk bisa memanfaatkan PPA repository.

Untuk meng-install firefox 4 silahkan ketikkan di Terminal (khusus Ubuntu):
sudo add-apt-repository ppa:mozillateam/firefox-stable
sudo apt-get update
sudo apt-get install firefox ubufox


sedangkan untuk Linux Mint, caranya agak sedikit berbeda, ketikkan di Terminal:
sudo add-apt-repository ppa:mozillateam/firefox-stable

Kemudian buka synaptic, pilih Settings >> Repositories >> Other Software
Cari baris http://ppa.launchpad.net/mozillateam/firefox-stable/ubuntu lalu klik Edit dan ganti Distribution dengan versi sesuai yang anda gunakan.
Misalnya kalau anda menggunakan Linux Mint Isadora maka isi dengan Lucid, kalau Julia isi dengan Maverick. Setelah itu terserah anda apa akan menggunakan synaptic untuk proses instalasi atau menggunakan Terminal.

Kalau menggunakan Terminal, ketikkan:
sudo apt-get update
sudo apt-get install firefox ubufox


Tunggu proses download dan instalasinya. Dan Firefox 4 pun siap digunakan!
Read more

cara install chromium di ubuntu

Berikut ini adalah langkah-langkah atau cara install Chromium Browser di Ubuntu Linux. Saya sudah mencoba install Chrome browser di Ubuntu dan terasa sangat simple, mudah dan cepat dibanding browser lain, Firefox sekalipun. Google Chrome dan Chromium tidaklah sama, Chrome dikembangkan oleh Google Inc. sedangkan Chromium tetap menjadi milik komunitas Open Source, tetapi perbedaan antara kedua browser ini sangat sedikit, bahkan bisa dibilang sangat mirip.
Berikut langkah install Chromium di Ubuntu:
1. Tambahkan url repository berikut ini ke dalam /apt/sources.list anda. Anda dapat melakukannya dengan cara mengeksekusi perintah/command berikut ini di Terminal:

sudo add-apt-repository ppa:chromium-daily/beta
2. Kemudian update system anda dengan perintah

sudo apt-get update
3. Install Chromium dengan perintah:

sudo apt-get install chromium-browser chromium-codecs-ffmpeg
Hanya itu, anda sudah bisa merasakan Chromium browser di Ubuntu anda. Selamat mencoba.

Read more

Senin, 04 April 2011

Sistem X Window

X Window System adalah lingkungan grafik yang kompleks untuk sistem UNIX . X Window System pada mulanya dikembangkan di MIT. Diluncurkan pertama kali pada tahun 1984. Sekarang, hampir seluruh workstation UNIX di dunia menggunakan varian X Window System untuk sistem GUI (Graphical User Interface). Versi gratis X Window System di MIT adalah X versi 11, rilis 6 (X11R6) untuk 80386/80486/Pentium dikembangkan oleh tim programmer yang awalnya diketuai oleh Dave Waxelblat (dwex@XFree86.org). Rilis ini kemudian dikenal dengan nama XFree86,
mendukung System V/386, 386BSD dan sistem x86 lainnya, termasuk Linux. Paket XFree86 didistribusikan lengkap termasuk seluruh file binary, support, library dan tools. Informasi lebih rinci tentang XFree86 dapat diperoleh di situs web http://www.XFree86.org.
Ada beberapa prinsip dan istilah yang harus anda ketahui artinya agar dalam menggunakan X tidak menemui batu sandungan. Istilah-istilah ini akan muncul berkali-kali dalam manual dan file-file Help. Istilah-istilah tersebut antara lain :
_
Screen adalah seluruh desktop, secara teknis dapat dijelaskan artinya tampilan layar utama yang X lihat. Anda dapat mempunyai lebih dari 1 screen, bahkan sebenarnya anda dapat mempunyai lebih dari 1 komputer men-jalankan 1 buah X server, tetapi pembahasan akan itu merupakan pembahasan yang amat kompleks, tetapi anda harus mengetahui akan kemungkinan ini.
_
Root window adalah latar belakang dari screen anda. Tidak mempunyai karakteristik seperti window lainnya, tetapi lebih ke sebuah tempat dimana anda menjalankan aplikasi atau menyimpan gambar atau hanya memberi warna padanya.
_
Window manager adalah interface utama antara X Window System dengan user. Tanpa window manager,
sistem akan lebih sulit digunakan dan tidak akan terlalu produktif. Window manager menyediakan fungsi-fungsi pengontrolan dan kustomisasi border, menu, icon, virtual desktop, button, toll bar dari X Windows.
_
Pointer adalah panah atau indikator penunjuk yang merepresentasikan lokasi mouse atau pointing device lain-nya, yang berhubungan erat dengan screen.
_
Window adalah frame dimana semua aplikasi berjalan. Frame ini mempunyai properti yang dikontrol oleh
window manager. Active window adalah window yang sedang digunakan, window ini disebut mempunyai
focus, dapat menerima input dari console atau pointing device.
_
Menu dan icon berlaku sama seperti pada window system lainnya. Window yang terdiri hanya text saja disebut terminal emulator.


1 Desktop
KDE Desktop Environment adalah hasil sebuah proyek untuk menciptakan desktop environment yang solid dan terintegrasi, bukan hanya sebuah window manager. Utiliti KDE sangat lengkap hingga seorang newbie dapat saja mengatakan bahwa KDE adalah sebuah Operating System. Semua tool untuk bekerja dalam sistem yang windowbased tersedia, dan banyak lagi utiliti pihak ke-3 yang sedang diusahakan untuk dialihkan ke KDE. Desktop environtment yang satu ini memang canggih, namun banyak pihak yang masih ragu untuk menggunakannya karena lisensi Qt toolkit. Qt adalah library dan tools yang digunakan untuk membangun KDE. Pada awalnya tidak gratis dan Open Source, namun dari waktu ke waktu Qt diusahakan agar mempunyai lisensi khusus, hingga akhirnya Qt mempunyai status Open Source bersyarat, suatu bentuk lisensi Open Source yang tidak sama dengan GNU License.
GNOMEadalah proyek lainnya yang sama dengan KDE namun berbeda dalam system dan kemampuan. GNOME tidak saja merupakan sebuah window manager, tetapi system desktop yang interoperable antar komputer dan platform.
Kemampuan ini diperoleh karena GNOME menggunakan Common Object Resource Broker Architecture (COR-BA).
GNOME lebih diterima di dunia Open Source karena GNOME dibuat dengan Gtk+ toolkit yang gratis dan Open Source berdasarkan GNU License.

2 Instalasi X
Sebelum menginstal X pada system Linux anda, ada baiknya anda mengetahui kebutuhan minimal komputer agar mampu menjalankan X dengan baik, yaitu :
_
Processor minimal sekelas Pentium 233 MMX
_
RAM minimal sebesar 32 MB
_
Harddisk minimal mempunyai ruang kosong sebesar 100 MB
_
Graphic card SVGA dengan memory minimal 1 MB yang didukung XFree86-3.3.6
_
Mouse dan keyboard yang didukung oleh XFree86-3.3.6
Pada CD distribusi Linux RedHat 6.2 terdapat file-file dengan awalan X (terutama XFree86) dan x. File-file tersebut akan membangun X Window System pada Linux anda. Desktop environtment dan aplikasi pendukungnya ditandai dengan file-file rpm dengan huruf awalan K atau k untuk KDE dan G atau untuk GNOME.
Versi XFree86 yang tersedia adalah versi 3.3.6, mendukung lebih banyak chipset graphic card (termasuk S3Trio3D/2X yang sangat sulit dikonfigurasi) daripada XFree86 terbaru yaitu versi 4.x.x. Namun demikian apabila anda mempun-yai graphic card yang terdeteksi pada XFree86 versi 4.x.x, sebaiknya anda menggunakan versi ini, karena mempunyai beberapa perbaikan terhadap bug dan telah dioptimasi sehingga dapat meningkatkan performasi aplikasi X.
Menginstal X Window System melalui console Linux dengan menginstal paket-paket yang dibutuhkannya secara langsung (menggunakan perintah rpm -ivh XFree86-3.3.6-20.i386.rpm) tidak disarankan mengingat de-pendency yang rumit. Cara lain yang dapat anda lakukan adalah dengan meng-upgrade Linux anda dan instal-lah X melalui dialog pemilihan paket.

3 Konfigurasi X
Setelah sukses menginstal X, maka anda perlu mengkonfigurasinya terlebih dahulu agar dapat berjalan lancar. Be-berapa chipset memang tidak perlu dikonfigurasi karena mereka sangat kompatibel dengan driver XFree86 ini. Tools untuk mengkonfigurasi X antara lain :
_
SuperProbe
_
Xconfigurator
_
XF86Setup
_
Xf86config
_
Sax dan sax2 pada distro SuSE
Pembahasan lebih detil tentang tool diatas sebagai berikut :
Pengenalan Linux 25

3.1 SuperProbe
Software dijalankan di console dengan cara mengetikkan perintah SuperProbe. Hasil dari perintah ini adalah keteran-gan
berupa :
_
Nama chipset graphic card
_
Kapasitas memory yang dimilikinya
_
Chipset RAMDAC
Tampilan SuperProbe :
root@super anton]# SuperProbe
SuperProbe Version 2.21 (12 October 1999)
(c) Copyright 1993,1994 by David Wexelblat
(c) Copyright 1994-1998 by The XFree86 Project, Inc
.
.
WARNING - THIS SOFTWARE COULD HANG YOUR MACHINE.
READ THE SuperProbe.1 MANUAL PAGE BEFORE
RUNNING THIS PROGRAM.
INTERRUPT WITHIN FIVE SECONDS TO ABORT!
First video: Super-VGA
Chipset: S3 Trio3D/2X (PCI Probed)
Memory: 4096 Kbytes
RAMDAC: Generic 8-bit pseudo-color DAC
(with 6-bit wide lookup tables (or in 6-bit mode))
Melihat data-data dari SuperProbe diatas, disimpulkan bahwa graphic card yang dimiliki oleh komputer anda adalah :
_
Graphic card SVGA
_
Chipset S3 Trio3D/2X (BUS PCI)
_
Kapasitas memory 4 MB
_
RAMDAC tidak perlu dicatat karena menggunakan modul generic

3.2 Xconfigurator
Konfigurator X mode teks yang dapat dijalankan dengan mengetik perintah :
# Xconfigurator.
Alur konfigurasi antara lain :
_
Pada layar Welcome klik OK
_
Setelah ini Xconfigurator akan melakukan probing terhadap graphic card anda, sama caranya dengan Super-Probe namun berbeda pada penampilan
_
Kemudian memasuki menu Monitor Setup dimana kita diminta untuk memilih monitor yang kita gunakan.
Pilih custom bila monitor anda tidak terdapat pada daftar monitor tersebut. Pemilihan monitor dengan benar
diperlukan karena berpengaruh pada frekwensi refresh rate dan sync.
_
Bila anda memilih custom, maka anda diminta untuk memilih jenis monitor anda yang generic, tentukan :
Super VGA, 1024x768 @ 87 Hz interlaced, 800x600 @ 56 Hz
_
Kemudian anda akan diminta mengisi vertical sync range, pilihlah 50-90
_
Setelah itu anda akan diminta memutuskan apakah Xconfigurator diizinkan untuk probe resolusi default dan
kedalaman warna. Tentukan Probe lebih dahulu, bila gagal kembali lagi dan pilih Don’t Probe.
_
Anda akan diminta memasukkan besar memory, clockchip dan RAMDAC bila anda memilih Don’t Probe.
Pada kebanyakan kasus, anda tidak perlu memilih apapun pada saat diminta mengisikan nama clockchip dan RAMDAC.
_
Setelah proses probing atau pengisian data, anda akan diminta memilih kedalaman warna, tentukan saja 16
bit (65000 warna) 800x600.
_
Selesai mengisi data, anda akan diminta memutuskan apakah akan mengetes hasil konfigurasi atau SKIP saja dan langsung jalankan X. Keduanya silahkan dicoba.
_
Bila gagal, gunakan XF86Setup atau xf86config untuk mengkonfigurasi X. Tingkat keberhasilan konfigurasi X dengan tool terakhir ini cukup tinggi.
Perlu diperhatikan bahwa bila terjadi kedipan saat konfigurasi, hal itu adalah normal. Saat itu konfigurator sedang mengetes graphic card melalui parser resolusi dan color-depth.

3.3 XF86Setup
Konfigurator X terbaik yang dimiliki Linux saat ini, sederhana, cepat dan mempunyai reputasi keberhasilan konfigurasi cukup tinggi. XF86Setup mempunyai tampilan GUI basis VGA16 (16 warna) yang mudah dipahami. Jalankan XF86Setup setelah Xconfigurator mengalami kegagalan, dengan cara mengetik perintah : XF86Setup pada console Linux. Berbeda dengan Xconfigurator, XF86Setup sekali jalan mengkonfigurasi banyak device antara lain : mouse, keyboard dan graphic card. Bila anda sebelumnya telah mengkonfigurasi maka bagian mouse dan keyboard dapat dilewati.

3.4 xf86config
Utiliti ini adalah XF86Setup mode teks dengan layout pertanyaan-pertanyaan satu per satu. Jalankan perintah :
$ xf86config .
Setelah ini anda akan ditanyakan dengan banyak pertanyaan seputar mouse, keyboard dan graphic card berurut.

3.5 sax dan sax2
Sax adalah tool yang digunakan oleh distro SuSE untuk mengkonfigurasi X. Menggunakan GUI basis VGA16, sangat mudah untuk digunakan karena menggunakan model dialog wizard dengan Next dan Back.

4 Menjalankan X
Mudah sekali, ketikkan perintah :
$ startx
Pada console Linux, maka anda akan dibawa memasuki GUI based desktop environtment GNOME sebagai default. Mengganti X Window System dengan KDE tidak sulit, lakukan langkah-langkah berikut :
_
Klik icon xterm (monitor) pada task bar GNOME
_
Ketikkan perintah :
$ switchdesk
_
Pilih KDE
_
Logout X
Read more

Aplikasi Dasar Linux

Seperti juga pada MS Windows, untuk Linux maupun semua varian UNIX terdapat editor file yang dinamakan vi atau vim (vi improved with syntax color highlighting). Selain vi terdapat program editor lain yang lebih mudah pemakaiannya serperti pico, joe, jove, mc (midnight commander), dll. Pada bab ini, akan dikenalkan bagaimana menggunakan editor vi, joe, pico dan mc.

1. VI
Vim merupakan pengembangan dari editor vi yang mempunyai keunggulan dalam penggunaan warna. Vi merupakan editor yang paling terkenal di dunia UNIX. Vi ialah kepanjangan dari "Visual" editor. Vim mendukung penggunaan warna untuk menandakan kode program dan juga penanda teks seperti penggunaan huruf normal, tebal maupun cetak miring. Untuk menjalan perintah vi, kita gunakan sintaks sbb :
vi

1.1 Status vi
Editor vi mempunyai 3 mode, yaitu :
_
command mode, untuk menggunakannya tekan ESC terlebih dahulu. _input mode, dengan mengetikkan perintah-perintah yang spesifik, seperti a I o 0 dan diakhiri dengan ESC
atau dengan interrupt. _ line mode, suatu keadaan setelah ada proses input : ?, /, !

1.2 Notasi yang digunakan
CTRL-c, CTRL adalah tombol control pada keyboard, sehingga CTRL-c berarti "control c". CR (Carriage Return) ialah tombol enter.
Manipulasi file
Tombol Fungsi
:wq save file dan exit
:q keluar dari vi
:q! keluar dari vi tanpa menyimpan
:w menyimpan file


Perpindahan kursor
Tombol Fungsi
h pindah satu karakter ke kiri
i pindah satu karakter ke kanan
j pindah satu baris ke bawah
k pindah satu baris ke atas
CTRL-d menggulung setengah halaman ke bawah
CTRL-u menggulung setengah halaman ke atas
CTRL-f menggulung satu halaman ke bawah
CTRL-b menggulung satu halaman ke atas
:0 pindah ke awal file
:$ pindah ke akhir file
0 pindah ke awal baris
$ pindah ke akhir baris
CR pindah ke awal baris berikutnya
pindah menuju kolom ke-
G pindah menuju baris ke-
w pindah ke awal kata yang “sedikit” berikutnya
W pindah ke awal kata yang “banyak” berikutnya
b pindah ke awal kata yang “sedikit” berikutnya
B pindah ke awal kata yang “banyak” berikutnya
e pindah ke akhir kata yang "sedikit" berikutnya
E pindah ke akhir kata yang "banyak" berikutnya
) pindah ke akhir kalimat
( pindah ke awal kalimat
} pindah ke akhir paragraf
{ pindah ke awal paragraf

Penghapusan
Tombol Fungsi
x Menghapus karakter yang ada di kursor
X Menghapus karakter sebelum kursor
D Menghapus satu baris
d^ Menghapus mulai baris awal hingga ke posis kursor
dd Menghapus baris dimulai dengan baris pada posisi
kursor
dw Menghapus kata dimulai dari kata pada posisi kursor

pengenalan copy dan paste
Tombol Fungsi
Y copy baris saat ini ke dalam “buffer yank”
yy copy baris dimulai dari baris saat ini ke “buffer yank”
p Paste isi yang ada di “buffer yank” ke posisi setelah kur-sor
P Paste isi yang ada di “buffer yank” ke pisisi sebelum kur-sor

Pengenalan Linux 21

Perintah cari dan ganti
Tombol Fungsi
/ Mencari yang ada setelah posisi kursor
? Mencari yang ada sebelum posisi kursor
/ Mengulangi pencarian terakhir setelah posisi kurso
? Mengulangi pencarian terakhir sebleum posisi kursor
s//g Mencari kata dan menggantikannya dengan ka-ta
di baris ini atau di kisaran Contoh :
3,20s/lama/baru/g , contoh ini akan mencari ka-ta
“lama” diganti dengan kata “baru” yang ada diantara baris 3-20

Perintah lainnya
Tombol Fungsi
u Undo perubahan terakhir
CTRL-g Menampilkan nama file dan baris kursor
Insert Memulai mengedit (mengetik)
Delete Menghapus karakter di posisi kuros

2. Pico
Pico adalah teks editor jenis lain yang berdasarkan pada program compose email Pine. Navigasi untuk perintahnya diletakkan di bawah dari layar. Semua karakter yang diketik langsung disisipkan ke dalam teks. Perintah untuk menjalankan editor pico adalah sbb :
pico
Daftar perintah yang tersedia pada pico dapat dilihat pada Tabel 5.7:
Tombol Fungsi
^G Help
^O Menyimpan file
^R Membuka file
^K Menghapus satu baris
^U Undo untuk perintah menghapus
^W Mencari kata
^C Menampilkan posisi kursor saat ini
^X Keluar dari pico

3. Joe
Perintah-perintah dalam editor joe ini sangat mirip dengan perintah-perintah pada WordStar. Jika kita telah terbiasa dengan perintah pada WordStar maka tidak akan kesulitan dalam menggunakan editor joe. Untuk menjalankan
joe, kita dapat menggunakan perintah sbb :
joe
Daftar perintah pada program editor joe dapat dilihat pada Tabel 5.8:
Tombol Fungsi
^KD simpan file dan kembali ke menu edit
^KX simpan file dan keluar
^KB memberikan tanda awal untuk mem-blok
^KK memberikan tanda akhir untuk mem-blok
^KC mengkopi daerah yang telah diblok
^KY menghapus daerah yang telah diblok
^KM memindahkan daerah yang telah diblok
^Y menghapus satu baris
^X memindahkan kursor ke kata berikutnya
^Z memindahkan kursor ke kata sebelumnya
^KU memindahkan kursor ke tempat paling awal dari file
^KV memindahkan kursor ke tempat paling akhir dari file
^A memindahkan kursor ke awal baris
^E memindahkan kursor ke akhir baris
^U menggulung layar ke layar sebelumnya
^V menggulung layar ke layar berikut

4. MC (Midnight Commander)
MC atau Midnight Commander merupakan aplikasi yang sangat berguna. Kemampuan mc sebagai editor hanya salah satu dari kemampuan-kemampuan lainnya. Untuk menjalankannya, digunakan perintah sbb :
mc -e atau mc kemudian insert file yang akan diedit lalu tekan F4 untuk mengedit. Perintah-perintah yang dapat digunakan dapat dilihat diatas
Tombol Fungsi
F1 Keterangan bantu (help)
F2 Simpan file
F3 Untuk memblok
F4 Untuk mengganti kata
F5 Menyalin suatu blok
F6 Memindahkan suatu blok
F7 Mencari kata yang ingin diedit
F8 Menghapus suatu blok
F9 Memunculkan menu navigasi
F10 Mengakhiri editor

Masing-masing editor ini mempunyai kelebihan dan kekurangan. Contohnya seperti pada editor pico yang sangat baik berjalan di terminal apapun, termasuk pada terminal bila kita sedang telnet dengan menggunakan telnet client standar dari Windows. Sedangkan vim/vi, kita gunakan karena banyak feature-feature yang sangat menarik sehingga membantu kita untuk lebih cepat dalam mengedit file. Editor joe dan mc, digunakan karena sederhana dan tampilannya yang menarik.
Read more

File system Linux

1. Struktur direktori Linux
Direktori root Linux memiliki beberapa direktori yang merupakan standar direktori pada banyak distro Linux. Direktori-direktori
tersebut antara lain :
Direktori Isi
• /bin berisi file-file binary standar yang dapat digunakan oleh seluruh user baik user biasa maupun super user
• /boot berisi file-file yang digunakan untuk booting Linux termasuk kernel image
• /dev berisi file system khusus yang merupakan refleksi device hard-ware yang dikenali dan digunakan sistem
• /etc berisi file-file konfigurasi sistem, biasanya hanya boleh diubah oleh super user
• /home berisi direktori-direktori yang merupakan direktori home untuk user biasa dan aplikasi tertentu
• /lib berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel Linux
• /mnt direktori khusus yang disediakan untuk mounting (mengaitkan) device disk storage ke sistem dalam bentuk direktori
• /proc berisi file system khusus yang menunjukkan data-data kernel se-tiap saat
• /root direktori home untuk user root (user khusus dengan priviledges hampir tak terbatas)
• /sbin sama seperti direktori bin, tetapi hanya super user yang se-baiknya menggunakan binary- binary tersebut mengingat fungsi-fungsi binary yang terdapat di direktori ini untuk maintenance sistem
• /tmp berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah aplikasi yang sedang berjalan
• /usr berisi library, binary, dokumentasi dan file lainnya hasil instalasi user
• /var berisi file-file log, mailbox dan data-data aplikasi


2. Struktur data kernel
Saat kernel melakukan sebuah proses, data-data proses tersebut disimpan secara periodik dalam bentuk file-file. Untuk melihat data-data kernel tersebut, maka file-file yang dimaksud harus di parsing setiap saat karena datanya yang dinamis. Cara termudah yang dapat dilakukan antara lain dengan menggunakan perintah cat.
Syntax :
cat
File-file ini tersimpan dalam direktori-direktori yang disimpan terstruktur dalam direktori /proc.
Berikut ini gambaran sekilas mengenai struktur direktori /proc :

3. Pengenalan device
Semua device di linux dinyatakan dalam bentuk file. Apabila nantinya device-device ini perlu untuk diakses makakita tinggal melihat isi dari /dev berikut adalah tabel dari penamaan device di linux :
Direktori atau file Isi
/proc/[nomor] Di dalam proc terdapat directory yang dinamakan dengan nama nomor-nomor.Nomor-nomor ini dinamakan sesuai dengan PID-nya
/proc/cpuinfo File ini berisi tentang segala sesuatu dari CPU info dan ar-sitestrukturdari system, untuk setiap arsitektur yang berbeda akan mempunyai daftar yang berbeda pula.
/proc/devices Daftar dari devices yang ada di system. Ini dapat digu-nakan oleh MAKEDEV script untuk konsistensi terhadap kernel.
/proc/dma Daftar dari dma (direct memory access) channel yang di-gunakan.
/proc/filesystems Daftar dari filesystem yang di dukung oleh kernel.
/proc/interrupts Daftar ini berisi jumlah dari interrupt berdasarkan IRQ pada mesin i386
/proc/ioports Daftar yang berisi input output (I/O) port yang sedang digunakan
/proc/kcore File ini merupakan pseudo file yang besarnya disesuaikan dengan memory fisik yang dipunyai mesin.
/proc/kmesg Berisi tentang kernel log message yang digunakan oleh klogd dalam melog setiap pesan dari kernel.
/proc/ksyms File ini mengandung kernel definisi simbol yang digu-nakan oleh modules tools untuk melink secara dynamic, dan mengikat modul-modul yang dapat diload.
/proc/loadavg Jumlah beban rata-rata yang memberikan daftar pros-es yang sedang berjalan ataupun dalam keadaan queue dalam interval waktu 1,5 dan 15 menit.
/proc/locks File ini berisi daftar dari file yang di lock.
/proc/meminfo File ini digunakan oleh free untuk melaporkan jumlah memory yang bebas dan yang sedang digunakan (baik fisik maupun swap) dari system
/proc/modules Daftar dari modul-modul yang di load ke system.
/proc/net/ Direktori ini berisi pseudo-files yang berisi status dari be-berapa bagian dari layer network.
/proc/pci File ini berisi daftar berisi tentang semua PCI device yang di temukan selama inisialisasi kernel berikut kon-figurasinya
/proc/scsi/ Directory yang berisi tentang midlevel pseudo files dan berbagai directory yang berisi lowlevel scsi driver
/proc/self/ Direktori ini mengacu kepada proses akses ke /proc filesystems, dan identik dengan direktory /proc yang di-namakan oleh PID dari proses yang sama.
/proc/stat kernel/system statistik.
/proc/sys Direktori ini berisi sejumlah file dan subdirektori yang berhubungan dengan variabel kernel.
/proc/uptime File ini berisi dua kelompok angka, angka dari uptime system (s), dan waktu yang dihabiskan dalam idle proses (s).
/proc/version Berisi string yang mengidentify versi kernel yang sedang digunakan.

Disk dan hard disk
Nama file Nama divais
/dev/fd0 Drive floppy pertama
/dev/fd0 Drive floppy pertama
/dev/fd1 Drive floppy kedua
/dev/hda HD bus AT pertama
/dev/hda1 - /dev/hda15 Partisi-partisi dari HD bus AT pertama
/dev/sda HD SCSI pertama
/dev/sda1 - /dev/sda15 Partisi-partisi dari HD SCSI pertama
/dev/sdb HD SCSI kedua
/dev/sdc HD SCSI ketiga

Drive CDROM
Nama file Nama divais
/dev/cdrom Link ke cdrom yang digunakan
/dev/aztcd CD-ROM Aztech CDA268-01
/dev/cdu535 Sony CDU-535 CD-ROM
/dev/cm2206cd Philips CM206
/dev/gscd0 CD-ROM Goldstar R420
/dev/hda - /dev/hdd ATAPI IDE CD-ROM
/dev/lmscd CD-ROM Philips CM 205/250/206/260
/dev/mcd Mitsumi CD-ROM
/dev/sbpcd0 -/
dev/sbpcd3
CD-ROM pada SoundBlaster
/dev/scd0 - /dev/scd1 Drive CD-ROM SCSI
/dev/sonycd CD-ROM Sony CDU 31a
/dev/sjcd CD-ROM Sanyo
/dev/optcd CD-ROM Optics Storage

Tape
Nama file Nama divais
/dev/rmt0 SCSI streamer pertama dengan pemutar-balik
(rewinding) otomatis
/dev/nrmt0 SCSI streamer pertama tanpa pemutar-balik
otomatis
/dev/ftape Floppy streamer dengan pemutar-balik
otomatis
/dev/nftape Floppy streamer tanpa pemutar-balik
otomatis

Mouse
Nama file Nama divais
/dev/mouse Link (kaitan) ke mouse yang digunakan
/dev/atibm Mouse dengan bus dan kartu grafis ATI
/dev/logibm Mouse Logitech dengan sistem bus
/dev/inportbm Mouse PS/2 dengan sistem bus

Modem
Nama file Nama divais
/dev/modem Link ke port COM pada modem yang di-hubungkan

Interface Serial
Nama file Nama divais
/dev/ttyS0 - /dev/ttyS3 Interface serial 0 hingga 3
/dev/cua0 - /dev/cua3 Interface serial 0 hingga 3 (untuk modemhubungan keluar)

Port paralel
Nama file Nama divais
/dev/lp0 - /dev/lp2 Interface paralel 0 hingga 2

Khusus
Nama file Nama divais
/dev/null Data apapun (data bin) akan di”telan”
/dev/tty1 - /dev/tty8 Konsol virtual
/dev/zero Menghasilkan keluaran bilangan dengan byte null
Read more

Instalasi Linux

Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk melakukan instalasi Linux pada komputer anda antara lain :
_
• Mengetahui spesikasi hardware
• _Alokasi ruang harddisk
• _
• Pemilihan paket software
• _
• Proses instalasi

1. Mengetahui spesifikasi hardware
Pada bagian ini, anda harus mengetahui dan mengerti spesifikasi teknis dari device yang terdapat pada komputer anda, hal ini mencakup :
_
• Nama device tersebut
• _
• Nama chipset pada device tersebut
• _
• Kegunaan dan jenis device tersebut
Device yang biasanya terdapat pada komputer anda antara lain :
_
• Mouse
• _
• Keyboard
• _
• Graphic Card
• _
• Sound Card
• _
• Harddisk
• _
• Monitor
• _
• Network Card
• _
• Modem
Lebih jelasnya, dari device-device di atas, anda harus mengetahui :
_
• Jenis konektor mouse, serial atau ps/2
• _
• Vendor mouse (Microsoft, Logitech, Generic)
• 4.Pengenalan Linux 5
• _
• Jumlah key pada keyboard (biasanya standar 101 key)
• _
• Chipset pada graphic card, berhubungan erat dengan vendor card tersebut
• _
• Kapasitas memory graphic card
• _
• Chipset pada sound card
• _
• Kemungkinan anda akan ditanyakan juga IO, IRQ dan DMA dari sound card
• _
• Kapasitas harddisk
• _
• BUS data harddisk, tentukan apakah harddisk anda SCSI (Ultra-ATA, Fast-ATA) atau IDE (UDMA-33, UDMA-66)
• _
• Jenis, refresh rate dan resolusi maksimum monitor
• _
• BUS data network card, tentukan ISA atau PCI
• _
• Chipset, IO port dan IRQ network card. Untuk jenis PCI biasanya PNP.
• _
• Identifikasi network anda, mencakup nomor IP, subnet mask, gateway address, hostname, domain dan IP DNS
• Server
• _
• Jenis modem, tentukan modem internal atau eksternal
Kebutuhan minimal komputer yang akan diinstal Linux untuk keperluan perkantoran dan sehari-hari adalah:
_
• Kapasitas harddisk 3,2 GB. Namun Linux mampu untuk dijalankan pada harddisk tua Seagate 170 MB, dan bekerja baik sebagai router untuk jaringan dengan jumlah terminal 12 komputer
_
• Kapasitas memory (RAM) system 32 MB. Namun Linux dapat diinstal pada komputer dengan memory 4MB, bekerja baik sebagai bridge untuk jaringan kampus.
_
• Processor minimal sekelas Pentium-233 MMX. Namun Linux bekerja sangat baik pada komputer 486DX266 sebagai router untuk jaringan warnet dan Small Office.
_
• Mouse, keyboard dan monitor. Bila Linux digunakan sebagai router atau bridge jaringan, setelah proses insta-lasi,mouse, keyboard dan monitor dapat dilepas. Gunakan akses telnet dan ftp untuk remote maintenance tanpa butuh mouse, keyboard dan monitor.

2. Alokasi ruang harddisk
Pada dasarnya anda tidak perlu membagi-bagi ruang harddisk anda untuk direktori-direktori tertentu. Namun dengan melakukan alokasi ruang harddisk anda akan memperoleh keuntungan-keuntungan antara lain :
_
• Proses booting lebih cepat
• _
• Kemudahan merancang backup system
• _
• Pengontrolan akses read-write pada beberapa partisi
• _
• Pengontrolan quota harddisk untuk user dan group
• _
• Pembatasan besar file maksimum
Beberapa direktori memang jauh lebih baik dari segi performasi dan sekuritasnya apabila dibuat partisi sendiri. Contoh alokasi harddisk sebesar 3,2 GB yang dapat digunakan sebagai acuan menginstal Linux :
Swap adalah jenis partisi lain dari Linux yaitu Linux Swap yang digunakan sebagai virtual memory dan tempatmenyimpan file-file temporer. Direktori yang mewakili partisi swap adalah /tmp. Istilah grow to fill artinya besar partisi ditentukan otomatis sebesar sisa harddisk yang kosong setelah dikurangi dengan besar partisi yang lain.
Namun anda harus dapat menghitung bahwa kira-kira, partisi root / harus memiliki besar lebih dari 350 MB.
Sebagai catatan, beberapa aplikasi menyimpan source mereka di direktori /opt, sehingga alokasi harddisk perlu diubah menyesuaikan kebutuhan itu. Contoh aplikasi ini adalah Corel Draw dan StarOffice.

Direktori Ukuran
/boot 5 MB
/home 500 MB
/usr 2000 MB
swap 128 MB
/ grow to fill
Tabel 2.1: Tabel ukuran partisi

3. Pemilihan paket software
Tentukan tujuan penginstalan Linux anda dan tentukan tools yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Bila anda menginginkan Linux anda dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan perkantoran seperti pembuatan dokumen, pencetakan dokumen, pembuatan presentasi, penyuntingan gambar dan suara, sebaiknya anda menginstal paket-paket office oriented dan X Window System. Apabila anda seorang programmer C, C++, perl atau python, anda instal paket-paket devel dan interpreter. Lain lagi bila anda seorang system administrator atau network administrator, anda harus memperhatikan efisiensi dan efektifitas sistem guna memperoleh performasi maksimum tanpa berkompromi dengan sekuritas sistem dari semua aspek.

4. Proses instalasi
Model instalasi Linux tidak sama, tetapi tergantung pada distro yang mengembangkannya. Mode text dan GUI menen-tukan layout instalasi yang akan dijalani. Kendatipun terdapat perbedaan layout dan alur instalasi, ada beberapa hal yang menjadi standar pada proses instalasi Linux, antara lain :
_
• Pertanyaan model instalasi, apakah anda akan Upgrade atau Install Server, Workstation.atau Custom
• _
• Pertanyaan pemilihan bahasa
• _
• Mempartisi harddisk
• _
• Mengkonfigurasi atribut network seperti hostname
• _
• Mensetup mouse, keyboard, sistem waktu, device SCSI dan graphic card
• _
• Memilih paket-paket yang akan diinstal
• _
• Menentukan LILO (Linux Loader)
Bila proses instalasi berjalan lancar, kita beralih ke proses konfigurasi sistem. Device-device yang perlu dikonfigurasi antara lain :
_
• Graphic card, apabila saat instalasi terjadi kegagalan
• _
• Sound card, melalui sndconfig atau menu setup
• _
• Modem untuk dialup internet
Setelah konfigurasi sistem, Linux anda sudah siap untuk digunakan.
Read more

Pengenalan Linux

Kata "Linux" untuk saat ini sudah tidak asing lagi bagi para pengguna internet dan komunitas mahasiswa yang memili-kihobby untuk mencoba software-software baru. Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu system operasi yang bersifat multi user dan multi tasking, ya ng dapat berjalan di berbagai platform termasuk prosesor Intel 386 maupun yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standar POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, Linus Torvalds, yang sebetulnya mengacu pada suatu kumpulan software lengkap yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap. Lingkungan sistem operasi ini mencakup ratusan program, termasuk kompiler, interpreter, editor dan utilitas. Perangkat bantu yang mendukung konektifitas, ethernet, SLIP dan PPP dan interoperabilitas. Produk perangkat lunak yang handal (reliable), termasuk versi pengembangan terakhir. Kelompok pengembang yang tersebar di seluruh dunia yang telah bekerja dan menjadikan Linux portabel ke suatu platform baru, begitu juga mendukung komunitas pengguna
yang memiliki beragam kebutuhan dan juga pengguna dapat turut serta bertindak sebagai tim pengembang sendiri.

1. Perbedaan mendasar Linux
Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah harga. Linux ini lebih murah dan dapat diperbanyak serta didistribusikan kembali tanpa harus membayar fee atau royalti kepada seseorang. Tetapi ada hal lain yang lebih utama selain pertimbangan harga yaitu mengenai source code. Source code Linux tersedia bagi semua orang sehingga setiap orang dapat terlibat langsung dalam pengembangannya.
Kebebasan ini telah memungkinkan para vendor perangkat keras membuat driver untuk device tertentu tanpa harus mendapatkan lisensi source code yang mahal atau menandatangani Non Disclosure Agreement (NDA). Dan itu juga telah menyediakan kemungkinan bagi setiap orang untuk melihat ke dalam suatu sistem operasi yang nyata dan berkualitas komersial.
Karena Linux itu tersedia secara bebas di internet, berbagai vendor telah membuat suatu paket distrbusi yang dapat dianggap sebagai versi kemasan Linux. Paket ini termasuk lingkungan Linux lengkap, penagkat lunak untuk instalasi dan mungkin termasuk perangkat lunak khusus dan dukungan khusus.


2. Perbandingan Linux terhadap sistem operasi lainnya
Linux disusun berdasarkan standar sistem operasi POSIX yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX. UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding UNIX lain pada hardware yang sama. Dan lagi UNIX memiliki kelemahan yaitu tidak bersifat free.
MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86 dan tidak mendukung multi user dan multi tasking, serta tidak bersifat free. Juga MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program pengembang dan program utilitas yang ada dalam Linux.

3. Pengenalan Linux
MS Windows menawarkan kemampuan grafis yang ada pada Linux termasuk kemampuan networking tetapi tetap memiliki kekurangan yang ada pada MS-DOS.
Windows NT yang juga tersedia untuk Digital Alpha selain prosesor x86. Namun Windows NT ini masih juga memiliki beberapa kekurangan yang telah ada pada MS-DOS. Waktu untuk menemukan suatu bug dalam suatu system operasi ini tak sebanding dengan harga yang harus dibayar.
Sistem operasi Apple untuk Macintosh hanya dapat berjalan di sistem Mac. Juga memiliki kekurangan dari sisi ketersediaan perangkat bantu pengembang (development tool) dan juga kurang dapat secara mudah untuk berintoperasi dengan sistem operasi lainnya. Apple juga telah memungkinkan Linux dapat dijalankan pada PowerMac.

4. Sejarah Linux
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux meru-pakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanen-baum.
Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus
mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).
Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan soft-ware dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomu-nikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.
Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai con-toh,
C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.
Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux
dikenal sebagai Scilab.
Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :
_
Ubuntu adalah suatu sistem operasi bebas dan open source yang menggunakan Debian sebagai fondasinya dan dirilis secara berkala (setiap enam bulan), fokus utama sistem operasi Ubuntu adalah para pengguna dan kemudahan penggunaan (sesuai dengan "Just Work" TM) dan pada setiap rilis Ubuntu akan memberikan perbaikan keamanan selama 18 bulan. Ubuntu menyertakan lingkungan desktop Gnome / KDE / XFCE terbaru di setiap rilis dan juga menyertakan beragam pilihan perangkat lunak untuk server dan desktop yang semuanya dikemas ke dalam satu CD.
_
RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang
instalasi dan pengoperasiannya mudah.
_
Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.
_
Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux
disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library
ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.
_
SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.
_
Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggu-nakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.
_
WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows.
Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul.




5. Kelebihan Linux
Di sini akan dijelaskan beberapa kelebihan dari sistem operasi Linux/UNIX dibandingkan dengan dengan sistem op-erasi yang lain. Dan berikut ini adalah beberapa fakta dari hal-hal yang menguntungkan dengan menggunakan program dan file-file Linux/UNIX :
_
Pada dasarnya semua data tersimpan di dalam harddisk walau ada beberapa kondisi dimana data tersimpan di disket. Linux/UNIX memberikan beberapa proses spesial dimana terminal, printer dan device hardware lainnya dapat diakses seperti kita mengakses file yang tersimpan dalam harddisk atau disket.
_
Ketika program dijalankan, program tersebut dijalankan dari harddisk ke dalam RAM dan setelah dijalankan akan dinamakan sebagai proses.
_
Linux/UNIX menyediakan servis untuk membuat, memodifikasi program, proses dan file.
_
Linux/UNIX mendukung struktur file yang bersifat hirarki.
_
Linux/UNIX adalah salah satu sistem operasi yang termasuk ke dalam kelas sistem operasi yang dapat melakukan multitasking. Multitasking sendiri adalah keadaan dimana suatu sistem operasi dapat melakukan banyak kerjaan pada saat yang bersamaan.
_
Selain multitasking, Linux/UNIX juga dapat mendukung multiuser. Yaitu sistem operasi yang pada saat bersamaan dapat digunakan oleh lebih dari satu user yang masuk ke dalam sistem. Bahkan untuk Linux juga mendukung untuk multiconsole dimana pada saat bersamaan di depan komputer langsung tanpa harus melalui jaringan dan memungkinkan lebih dari satu user masuk ke dakam sistem.

6. Bagian sistem operasi
Sistem Operasi Linux/UNIX terdiri dari kernel, program sistem dan beberapa program aplikasi. Kernel merupakan inti dari sistem operasi yang mengatur penggunaan memori, piranti masukan keluaran, proses-proses, pemakaian file pada file system dan lain-lain. Kernel juga menyediakan sekumpulan layanan yang digunakan untuk mengakses kernel yang disebut system call. System call ini digunakan untuk mengimplementasikan berbagai layanan yang dibutuhkan
oleh sistem operasi.
Program sistem dan semua program-program lainnya yang berjalan di atas kernel disebut user mode. Perbedaan mendasar antara program sistem dan program aplikasi adalah program sistem dibutuhkan agar suatu sistem operasi dapat berjalan sedangkan program aplikasi adalah program yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu aplikasi tertentu.
Contoh : daemon merupakan program sistem dan pengolah kata (word processor) merupakan program aplikasi.


7. Bagian penting kernel Linux
Kernel Linux terdiri dari beberapa bagian penting, seperti : manajemen proses, manajemen memori, hardware device drivers, filesystem drivers, manajemen jaringan dan lain-lain. Namun bagian yang terpenting ialah manajemen proses dan manajemen memori. Manajemen memori menangani daerah pemakaian memori, daerah swap, bagian-bagian kernel dan untuk buffer cache. Manajemen proses menangani pembuatan proses-proses dan penjadwalan proses. Pada bagian dasar kernel berisi hardware device drivers untuk setiap jenis hardware yang didukung.
Read more

Manajemen user dan group

Administrator sistem melakukan beberapa hal penting berkaitan dengan user dan group antara lain :
• _ Pendaftaran nama login
• _ Pembekuan nama login user
• _ Penghapusan nama login user
• _ Pembuatan group baru
• _ Pembagian group
• _ Pengaturan direktori home
• _ Pengamanan file-file password
Dalam sistem Linux, nama login dapat diberikan pada :
_ User biasa. Contoh : anton. wiwit, afri, pelatihan2000
_ Aplikasi. Contoh : mysql, qmail, squid
_ Device. Contoh : lp
_ Service. Contoh : cron, ftp
Tujuan pemberian nama login adalah untuk memberikan identitas pada tiap entitas agar dapat memiliki file, direktori dan proses sendiri. Jadi user belum berati seseorang pengguna. Dapat juga berupa program ataupun pengguna. Bagi user biasa, nama login dapat digunakan untuk memasuki sebuah shell yang disiapkan sistem melalui proses otentikasi password dan melakukan pekerjaan-pekerjaan dalam sistem tersebut.

1 Pencatatan user dan group
Pada Linux RedHat 6.2, sebuah nama login dianggap sah dalam suatu sistem apabila :
_ Data-data terdapat pada file /etc/passwd
_ Password dalam bentuk terenkripsi berada pada file /etc/shadow
_ Nama login berada pada group yang terdapat di /etc/group



Dengan menambah, merubah atau menghapus data-data pada file-file diatas maka anda telah dapat menambah, merubah atau manghapus user atau group. Namun untuk memudahkan pekerjaan, sistem Linux telah menyiapkan beberapa utilitas yang merupakan utilitas pengubah file-file diatas, utilitas tersebut antara lain:
_ useradd, digunakan untuk menambahkan sebuah user
_ userdel, digunakan untuk menghapus sebuah user
_ usermod, digunakan untuk memodifikasi data-data user
_ passwd, digunakan untuk merubah password sebuah user
_ groupadd, digunakan untuk menambah sebuah group
_ groupdel, digunakan untuk menghapus sebuah group
_ groupmod, digunakan untuk memodifikasi data-data group
Isi dari file /etc/passwd dapat dilihat sebagai berikut :
# cat /etc/passwd
root:x:0:0:root:/root:/bin/bash
bin:x:1:1:bin:/bin:
daemon:x:2:2:daemon:/sbin:
adm:x:3:4:adm:/var/adm:
lp:x:4:7:lp:/var/spool/lpd:
sync:x:5:0:sync:/sbin:/bin/sync
shutdown:x:6:0:shutdown:/sbin:/sbin/shutdown
halt:x:7:0:halt:/sbin:/sbin/halt
mail:x:8:12:mail:/var/spool/mail:
news:x:9:13:news:/var/spool/news:
uucp:x:10:14:uucp:/var/spool/uucp:
operator:x:11:0:operator:/root:
games:x:12:100:games:/usr/games:
gopher:x:13:30:gopher:/usr/lib/gopher-data:
ftp:x:14:50:FTP User:/home/ftp:
nobody:x:99:99:Nobody:/:
xfs:x:43:43:X Font Server:/etc/X11/fs:/bin/false
gdm:x:42:42::/home/gdm:/bin/bash
anton:x:500:500:STT Telkom 97:/home/anton:/bin/bash
Bagian-bagian baris dalam /etc/passwd :
anton:x:500:500:user1:/home/anton:/bin/bash
_ anton : nama login user tertentu
_ x : password yang dienkripsi, disimpan di file /etc/shadow
_ 500 : nomor UID (User ID)
_ 500 : nomor GID (Group ID)
_ user1 : komentar atau deskripsi nama login
_ /home/anton : direktori home untuk user anton
.
_ /bin/bash : default shell yang digunakan
# cat /etc/shadow
root:$1$6qd6wJO2$aQ2c9TXPbMOZgLSqHMKXz/:11282:0:99999:7:-1:-1:134540356
bin:*:11282:0:99999:7:::
daemon:*:11282:0:99999:7:::
adm:*:11282:0:99999:7:::
lp:*:11282:0:99999:7:::
sync:*:11282:0:99999:7:::
shutdown:*:11282:0:99999:7:::
halt:*:11282:0:99999:7:::
mail:*:11282:0:99999:7:::
news:*:11282:0:99999:7:::
uucp:*:11282:0:99999:7:::
operator:*:11282:0:99999:7:::
games:*:11282:0:99999:7:::
gopher:*:11282:0:99999:7:::
ftp:*:11282:0:99999:7:::
nobody:*:11282:0:99999:7:::
xfs:!!:11282:0:99999:7:::
gdm:!!:11282:0:99999:7:::
anton:$1$qMXw5xf5$wCo9Zo9gqNYgj8L72K2pw.:11282:0:99999:7:-1:-1:134540308
Baris pada /etc/shadow mengandung serangkaian karakter yang tidak dapat diartikan :
$1$qMXw5xf5$wCo9Zo9gqNYgj8L72K2pw.
Karakter-karakter di atas adalah password yang telah dienkripsi. Angka-angka yang mengikuti dibelakangnya merupakan nilai saat kedaluarsa atau masa aktif password dan nama login.
# cat /etc/group
root::0:root
bin::1:root,bin,daemon
daemon::2:root,bin,daemon
users::100:anton
Cukup mudah dipahami, pada /etc/group hanya terdapat nama group, GID dan user-user yang menjadi anggota group tersebut.

2 Utilitas administrasi user dan group
Berikut ini adalah utilitas yang digunakan untuk memodifikasi /etc/passwd, /etc/shadow dan
/etc/group.
useradd
/usr/sbin/useradd
Fungsi utilitas ini adalah untuk menambahkan user ke sistem. Sintaksnya :
useradd [-u uid [-o]] [-g group] [-G group,?]
[-d home] [-s shell] [-c comment] [-m [-k template]]
[-f inactive] [-e expire] [-p passwd] [-n] [-r] name
atau
useradd -D [-g group] [-b base] [-s shell]
[-f inactive] [-e expire]
.


Keterangan :
-u : nomor UID (User ID)
-g : nomor GID (Group ID)
-G : group tambahan
-d : direktori home untuk user
-s : default shell (biasanya /bin/bash)
-c : info atau deskripsi nama login
-m : direktori home akan diciptakan bila belum ada
-k : bersama -m memberi isi direktori home
-f : jumlah hari sebelum account tersebut kedaluarsa (password lewat masa berlakunya)
-e : tanggal nama login beakhir atau kedaluarsa (expired)
-p : password yang telah di enkripsi
-D : menetapkan konfigurasi default
name : nama login
userdel
/usr/sbin/userdel
Fungsi utilitas ini untuk menghapus user dari sistem, dengan sintaks :
userdel [-r] name
Keterangan:
-r : bila disertakan parameter ini maka direktori home user turut di hapus
name : nama login
passwd
/usr/bin/passwd
Fungsi utilitas ini untuk merubah password user. Sintaksnya :
passwd [name]
Keterangan:
- name : nama login user
Untuk usermod, groupadd, groupdel, groupmod dapat anda selidiki sendiri cara penggunaannya dengan mengetikkan perintah berikut :
# man [item]
item : usermod, groupadd, groupdel, groupmod atau yang lain yang ingin anda ketahui manualnya

3 Direktori home
Bila sebuah user mengakses sebuah sistem Linux melalui proses login, user tersebut akan dibawa memasuki sebuah shell dengan direktori awal yaitu direktori home masing-masing. Direktori ini berisi semua file yang secara ekslusif dimiliki hanya oleh user tersebut. Letak direktori home ini biasanya di bawah /home.


Begitu sebuah user ditambahkan ke sistem, maka ia akan memiliki direktori home dengan nama login user tersebut. Template isi direktori home untuk masing-masing user dapat ditentukan oleh perintah useradd, namun sistem telah memberi direktori /etc/skel sebagai default template bagi direktori home.
# ls -la /home/anton
total 5
drwx------ 4 anton anton 4096 Nov 21 13:58 .
drwxr-xr-x 3 root root 4096 Nov 21 13:58 ..
-rw-r--r-- 1 anton anton 24 Nov 21 13:58 .bash_logout
-rw-r--r-- 1 anton anton 230 Nov 21 13:58 .bash_profile
-rw-r--r-- 1 anton anton 124 Nov 21 13:58 .bashrc
Perhatikanlah bahwa ketiga file diatas merupakan file-file yang akan dijalankan apabila user login atau logout ke shell bash sebagai default shell Linux.
_ .bash_logout, isi file ini akan dijalankan apabila user logout
_ .bash_profile, berisi variabel-variabel global yang akan dieksport ke environtment sistem
_ .bashrc, isi file ini akan dijalankan bila user memasuki atau login ke shell bash

4 Quota per user dan group
Untuk mengaktifkan quota per user dan/atau group maka sebuah partisi harus diaktifkan atau dimount dengan option usquota dan/atau grpquota pada /etc/fstab. Setelah diaktifkan maka kernel akan secara periodik menginventarisir penggunaan ruang harddisk oleh user-user yang terdaftar pada /etc/passwd
melalui utilitas quotacheck. Binary quotacheck akan mencatat hasil scan filesystem atau partisi yang diaktifkan quotanya dalam bentuk file yaitu :
_ quota.user untuk catatan penggunaan oleh user
_ quota.group untuk catatan penggunaan oleh group
Beberapa utilitas quota berikut dapat digunakan untuk mengkonfigurasi quota, antara lain :
_ quota, digunakan untuk melihat quota yang dimiliki oleh user atau group
_ edquota, digunakan untuk mengedit quota user atau group
_ repquota, digunakan untuk melaporkan pemakaian ruang harddisk pada partisi yang diaktifkan
usrquota atau grpquota.
Lakukan man pada perintah quota, edquota dan repquota untuk melihat opsi-opsi yang dimiliki masing-masing binary.

5 Kemudahan administrasi
Linux RedHat 6.2 menyediakan perangkat bantu yang amat berguna untuk administrasi user dan group yaitu userconf yang merupakan bagian dari perangkat bantu pengelolaan sistem atau perangkat Bantu administrasilinuxconf. Ketikkan salah satu perintah berikut untuk menjalankan administrasi user dan group :# userconf dan # linuxconf
Read more

Minggu, 03 April 2011

Kompilasi kernel

Kernel merupakan dari suatu yang amat sangat penting dalam suatu struktur sistem operasi. Kernel yang berarti inti adalah dasar dari sistem operasi yang mengatur karakteristik dari sistem operasi tersebut. Kompilasi kernel adalah cara untuk mengkonfigurasi kernel. Kali ini kita akan mempelajari bagaimana suatu kernel di konfigurasikan.

1 Konfigurasi fasilitas dan service-service dalam kernel
Untuk mengkonfigurasi fasilitas dan service kernel, eksekusi perintah sebagai berikut:
* make config
(untuk mengkonfigurasi kernel secara text mode)
* make menuconfig
(untuk mengkonfigurasi kernel menggunakan ncurses interface)
* make xconfig
(untuk mengkonfigurasi kernel dengan GUI yang dijalankan di X)
Setelah salah satu perintah diatas di eksekusi maka kita dapat memulai untuk mengkompilasi sebuah
kernel linux. Setiap versi kernel linux mempunyai dukungan terhadap device yang berbeda-beda. Keterangan dalam setiap fasilitas dan service dalam suatu kernel dapat dilihat dengan menekan tombol "F1".

2 Pembentukan image kernel
Setelah kita mengkonfigurasi suatu kernel maka langkah selanjutnya adalah membuat image yang akan digunakan dalam proses booting. Perintah yang dieksekusi adalah :
* make dep (untuk membuat dependency dari setiap fasilitas dan service dari kernel)
* make zImage (untuk membuat image dari kernel yang telah dikonfigurasi)sebagai tambahan zImage dari kernel linux berukuran maksimum 500 KB, apabila fasilitas dan service yang di konfigurasikan banyak, maka tidak menutup kemungkinan bahwa besarnya suatu kernel image lebih besar dari 500 KB.
Apabila lebih dari 500 KB maka yang kita bentuk adalah bzImage (big zImage).

3 Membentuk modul-modul yang diperlukan
Module-module yang diperlukan dalam suatu kernel dibentuk dan diletakkan di /lib/modules, modul dalam kernel dibentuk dengan mengeksekusi perintah berikut :
* make modules (untuk membentuk modul-modul)
* make modules_install (untuk menempatkan modul-modul yang sudah dibentuk ke dalam /lib/modules)

4 Instalasi kernel image
Setelah kernel selesai di bentuk dan modul-modul yang diperlukan telah diinstall, maka langkah selanjutnya adalah menginstall kernel kedalam system. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
* Copy kernel image (zImage atau bzImage) yang terletak di
/usr/local/src/linux/arch/i386/boot kedalam /boot dengan nama vmlinuz
* Konfigurasi lilo.conf
Untuk mengaktifkan kernel yang baru di dalam system, perlu mengedit lilo.conf dan tambahkan baris sbb :
image=/boot/vmlinuz
label=linuxbaru
read-only
root=/dev/hdaX
(X disini adalah variabel, dimana kita install partisi linux). Setelah itu install lilo dengan mengetikkan
"lilo" di console

5 Booting
Setelah lilo diinstall dan tidak di ada lagi masalah, maka boot ulang mesin anda. Pilih linuxbaru ketika lilo prompt. LILO:linuxbaru

6 Update kernel
Linux Kernel adalah merupakan kernel yang paling cepat mengalami updating, dalam satu minggu 2 versi kernel dapat diluncurkan. Untuk mengupdate kernel maka kita dapat mendownload source dari kernel tersebut di http://www.kernel.org. Setelah kita dapatkan versi terbarunya maka proses kompilasi kernel diatas dapat kembali kita lakukan.

7 Patching kernel
Pathing kernel diperlukan untuk mengubah atau mengkonfigurasi sebagian kecil dari struktur kernel.
Untuk patching kernel kita perlu menjalankan langkah-langkah berikut :
_ extract file patch yang telah didapat
# gunzip kernel-patch-xx.gz
_ Copykan file patch ke /usr/src
_ patching kernel masuk ke directory linux, kemudian jalankan baris dibawah
# patch -p0 ../kernel-patch-xx
_ Lakukan proses kompilasi ulang untuk mengaktifkan patching

8 Meload modul kernel
Modul-modul dalam kernel agar dapat digunakan harus terlebih dahulu dimuatkan ke sistem. Beberapa perintah yang perlu kita ketahui dalam memuatkan modul kernel.
_ depmod. Memeriksa dependency modul-modul yang akan digunakan pada /etc/conf.modules, dengan option "-a" maka depmod akan memeriksa semua module dependancy yang ada di /etc/conf.modules.
syntax :
# depmod [option] module.o module1.o ...
_ modprobe. Perintah modprobe ini akan memuatkan modul ke sistem. Sintaks :
# modprobe [option] module [irq=Y io=0xZZZ]
_ insmod. Berguna untuk menambahkan suatu modul ke dalam /lib/modules agar nantinya dapat dimuatkan ke sistem
_ rmmod. Berfungsi untuk menonaktifkan modul dari system. Sintaksnya:
# rmmod [option] module
_ lsmod. Berfungsi untuk melihat modul-modul apa saja yang telah di load ke system

9 File /etc/conf.modules
File ini adalah merupakan konfigurasi dari modul-modul yang akan dimuatkan ke kernel. Berikut adalah contoh dari isi /etc/modules.conf
# alias net-pf-1 off # Unix
# alias net-pf-2 off # IPv4
alias net-pf-3 off # Raw sockets
alias net-pf-4 off # IPX
alias net-pf-5 off # DDP / appletalk
alias net-pf-6 off # Amateur Radio NET/ROM
alias net-pf-10 off # IPv6
alias net-pf-11 off # ROSE / Amateur Radio X.25 PLP
alias net-pf-19 off # Acorn Econet
alias char-major-10-130 softdog
alias char-major-10-175 agpgart
alias char-major-108 ppp_generic
alias /dev/ppp ppp_generic
alias tty-ldisc-3 ppp_async
alias tty-ldisc-14 ppp_synctty
alias ppp-compress-21 bsd_comp
alias ppp-compress-24 ppp_deflate
alias ppp-compress-26 ppp_deflate
alias loop-xfer-gen-0 loop_gen
alias loop-xfer-3 loop_fish2
alias loop-xfer-gen-10 loop_gen
alias cipher-2 des
alias cipher-3 fish2
alias cipher-4 blowfish
alias cipher-6 idea
alias cipher-7 serp6f
alias cipher-8 mars6
alias cipher-11 rc62
alias cipher-15 dfc2
alias cipher-16 rijndael
alias cipher-17 rc5
options ne io=0x300
alias parport_lowlevel parport_pc
alias char-major-10-144 nvram
----------------------------------------------------------------
.
Read more

Perintah Dasar Linux

Pada saat pertama kali menggunakan UNIX / Linux, setiap user harus memasukan
login dan password. Pada sistem operasi DOS, setiap user yang memakai komputer tidak
pernah ditanya login dan password, karena DOS memang dirancang tidak untuk sistem
multi-user. Sedangkan UNIX / Linux, sejak awal pengembangannya memang ditujukan
untuk sistem multi- user sehingga dilengkapi dengan sistem keamanan yang handal.
1. login
fungsi : untuk masuk ke dalam jaringan
keterangan : Setiap pemakai sah dari sistem UNIX mempunyai identifikasi pemakai
sendiri (ID).
2. password
Fungsi : Memasukkan kata sandi setelah login.
Keterangan : Untuk pemakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka user tidak
perlu memasukkan kata sandi.
Untuk menjaga kerahasiaan, pengetikan tombol password tidak ditampilkan di layar.
Linux 2.0.0 (higo.eepis-its.ac-id.net) (ttyp2)
higo login: syarif
Password:
Last login: Mon Nov 23 15:10:29 from 10.252.1.2
Linux 2.0.0.
You have mail.
higo:~$
Jika seorang user tidak mempunyai hak atau memasukkan password yang keliru maka
akan tampil pesan :
login: aku
Password:
Login incorrect
3. passwd
Fungsi : Untuk membuat atau mengubah kata sandi
$ passwd
Changing password for syarif
Enter old password:
Enter new password:
The password must have at least 6 characters, try again.
Enter new password:
Keterangan :
Seperti uraian keterangan di password, bila pertama kali log in ke sistem UNIX, harus
dibuat kata sandi untuk diri sendiri. Harus dipikirkan suatu urutan huruf dan angka
yang lebih panjang dari 6 karakter untuk kata sandi tersebut. Program password
meminta pengetikan kata sandi sebanyak 2 kali. Bila ternyata kedua ketikan bukan
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 12
kata yang sama, akan diberikan kesempatan sekali lagi. Sekali diterapkan sebuah
sandi, maka tidak dapat log in tanpa memberitahukannya pada UNIX, oleh karena itu
password jangan sampai terlupa.
4. who
Fungsi : untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login)
$ who
root tty1 Nov 19 15:34
sulis ttyp1 Nov 23 14:34 (:0.0)
syarif ttyp2 Nov 23 15:44 (10.252.1.201)
Keterangan : perintah who akan memberikan daftar pemakai yang baru saja log in
dengan menunjukkan nama pemakai, terminal ID, dan waktu masing-masing log in.
5. finger
Fungsi : finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who, hanya saja finger
menyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari ada who.
Contoh perbedaan pemakaian who dan finger
$ who
nanang ttyp1 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang ttyp2 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis ttyp3 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif ttyp4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
$ finger
Login Name Tty Idle Login Time
nanang Nanang Syahroni p1 2:17 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang Nanang Syahroni p2 2:11 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis Sulistyo Mahargyo.B p3 1 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif Iwan Syarif p4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
6. logout
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : bila pemakai akan mengakhiri penggunaan terminal sebaiknya
menjalankan perintah ini, agar hak akses pada log in-nya tidak disalahgunakan oleh
orang lain yang tidak berhak.
7. exit
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : sama dengan perintah log out.
8. whoami
Fungsi : untuk mengetahui siapa user yang sedang login di suatu komputer / terminal
Keterangan : digunakan bila anda menemukan terminal yang belum logout atau exit
dan ingin mengetahui milik siapa terminal tersebut diaktifkan.
9. date
Fungsi : Menunjukkan atau mengatur tanggal
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 13
$ date
Mon Nov 23 15:55:04 JVT 1998
Keterangan : Melaporkan atau mengatur tanggal dan waktu sistem. Bila tidak ada
argumen yang ditentukan, akan dilaporkan tanggal dan waktu sekarang.
10. cal
Fungsi : mencetak kalender mulai tahun 0000 s/d 9999
$ cal
November 1998
Su Mo Tu We Th Fr Sa
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30
Keterangan : membuat kalender bulan dan tahun yang ditentukan. Bila bulan tidak
disertakan, maka dibuat kalender untuk 1 tahun.
11. ls
Fungsi : menampilkan daftar file dalam directory aktif.
Keterangan : Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai directory dan file.
Bentuk sederhana perintah ls akan menampilkan hanya nama file. Bentuk panjang
ditandai dengan menggunakan option –1, yang akan menampilkan nama-nama file
beserta informasi untuk setiap file yang ditampilkan.
Option-option yang disediakan :
-a tampilkan semua file di directory termasuk isian.
-o tampilkan hanya nama directory
-g cetak ID kelompok hanya untuk bentuk panjang
-I cetak nomor untuk setiap pemakai
-l tampilkan seluruh file secara lengkap
-o cetak ID pemakai (bila pemakai –1)
-r ubah urutan pengaturan nama file yang telah disusun
-t atur nama file berdasarkan waktu modifikasi terakhir, tidak berdasarkan nama
-o atur nama file berdasarkan waktu akses terakhir
Untuk option nama, bila “nama” merupakan sebuah directory, perintah itu mencetak
informasi yang diminta dengan pilihan (option) bagi semua file dalam directory. Bila
“nama” sebuah file, maka hanya informasi file bersangkutan yang dicetak.
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 14
Perbandingan perinta dir pada DOS dan perintah ls pada UNIX
Perintah DOS Perintah UNIX Keterangan
Dir ls –l Melihat daftar file secara detil
Dir/w Ls Melihat daftar file secara melebar
Dir/p ls | more Melihat daftar file per halaman
Dir a*.* ls a*.* Melihat file dengan nama depan a
Dir > prn ls > lpr Mencetak daftar file ke printer
Dir > file1.txt ls > file1.txt Menyimpan daftar file ke “file1.txt”
Bentuk tampilan perintah ls
$ ls -l
-rw-r--r-- 1 syarif users 981 Sep 2 08:34 PIC22370.PCX
-rw-r--r-- 1 syarif users 981 Sep 2 08:33 PIC27480.PCX
-rw-r--r-- 1 syarif users 66091 Aug 12 12:14 bufferm.pdf
-rw-r--r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:51 coba1
-rw-r--r-- 1 syarif users 177 Nov 23 19:51 coba2
-rw-r--r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:52 coba3
drwx ------ 2 syarif users 1024 Nov 19 11:55 nsmail/
drwx ------ 2 syarif users 1024 Aug 12 11:34 syarif/
drwxr-xr-x 2 syarif users 1024 Aug 13 12:57 tmp/
-rw-r--r-- 1 syarif users 24093 Aug 12 12:17 tut1.1998.ps
-rw-r--r-- 1 syarif users 58527 Aug 12 12:15 tut1_2.pdf
-rw-r--r-- 1 syarif users 15687 Aug 12 12:17 tut2.1998.ps
-rw-r--r-- 1 syarif users 17984 Aug 12 12:18 tut3.1998.ps
$
Perintah ls –l sama dengan perintah dir pada DOS (seperti terlihat di atas), sedangkan
perintah ls sama dengan perintah dir/w (seperti terlihat di bawah ini)
$ ls
PIC22370.PCX dbms1.pdf nsmail/ tut1.1998.ps
PIC27480.PCX dead.letter prakt_1.c tut1_2.pdf
bufferm.pdf introduction.pdf server.c* tut2.1998.ps
client.c lpr syarif/ tut3.1998.ps
12. chmod
Fungsi : mengubah proteksi file
Format : chmod bilangan nama file
$ ls -l c*
-rw------- 1 syarif users 5935104 Aug 27 13:59 core
$ chmod 777 core
$ ls -l c*
-rwxrwxrwx 1 syarif users 5935104 Aug 27 13:59 core*
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 15
13. clear
Fungsi : bersihkan layar, (sama dengan perintah CLS di DOS)
Format : clear
14. cmp
Fungsi : bandingkan file1 dan file2 serta laporkan perbedaannya.
Format : cmp file1 dan file2
Keterangan : perintah ini tidak akan melaporkan apa-apa jika file tersebut identik
(sama persis), tetapi jika ada perbedaan maka akan dilaporkan seperti berikut ini :
$ cmp coba1 coba2
coba1 coba2 differ: char 45, line 5
artinya file coba1 mempunyai perbedaan dengan file coba2 pada posisi 45 baris ke-5
15. cp
Fungsi : copy file1 menjadi file2
Format :
$ cp file1 file2 ---- mengcopy file1 ke file2
$ cp coba3 /home/syarif/nsmail ---- mengcopy file coba3 ke direktori lain
Keterangan : cp akan meng-copy satu file ke file lain atau meng-copy satu file atau
lebih, ke sebuah direktory.
16. rm
Fungsi : menghapus file
Format : rm nama-file
Perintah DOS Perintah UNIX Keterangan
Del file1 rm –l Menghapus file1
Del a*.* rm a*.* Menghapus file dengan nama depan a
Del file1
Del coba.txt
Del buku.sam
rm file coba.txt buku.sam Menghapus banyak file sekaligus
17. mv
Fungsi : memindahkan file1 menjadi file2
Format : mv file1 file2
$ mv file1 file2 ---- mengcopy file1 ke file2
$ mv coba3 /home/syarif/nsmail ---- mengcopy file coba3 ke direktori lain
Keterangan : mv akan memindahkan satu file ke file lain atau memindahkan satu file
atau lebih, ke sebuah direktori
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 16
18. cat
Fungsi : menampilkan isi sebuah file (sama dengan perintah TYPE pada DOS)
Cat berfungsi untuk mencetak ke layar monitor isi dari sebuah file text. Jika yang
file dililihat menggunakan perintah ini bukan file text maka akan keluar karakterkarakter
aneh pada layar.. Untuk menghindari tercetaknya karakter-karakter aneh
tersebut dapat digunakan perintah cat –v
$ cat server.c
#include
main(argc,argv)
int argc;
char *argv[];
{
if(argc < 2){ fprintf(stderr, "Give me an argument, please. \n"); exit(1); } 19. more Fungsi : menampilkan isi text file per layar Format : more nama file Contoh : $ more server.c -----menampilkan isi fike server.c #include
#include
{
struct sockaddr_in server;
static char buf[512], *mes = "I am fine !";
if(argc < 2){ fprintf(stderr, "Give me an argument, please. \n"); exit(1); } --More--(33%) Keterangan : more menampilkan isi file dari titik tertentu kemudian menampilkan sisa file pada CRT sebanyak satu halaman setiap kali. Setiap layar CRT penuh maka penampilan file akan berhenti dan menunggu kita mengetikkan sebuah karakter atau return. Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS Iwan Syarif & Ferry AS Perintah Dasar Linux 17 20. head Fungsi : perintah head digunakan untuk menampilkan 10 baris pertama dari suatu file teks. Jika ingin menampilkan hanya 4 baris pertama maka digunakan perintah : $ head –4 coba.txt commands common to all logins export OPENWINHOME=/usr/openwin export MINICOM="-c on" export win/man 21. tail Fungsi : perintah tail digunakan untuk menampilkan 10 baris terakhira dari suatu file teks. Jika ingin menampilkan hanya 3 baris pertama maka digunakan perintah : $ tail –3 coba.txt -rw-r--r-- 1 syarif users 58527 Aug 12 12:15 tut1_2.pdf -rw-r--r-- 1 syarif users 15687 Aug 12 12:17 tut2.1998.ps -rw-r--r-- 1 syarif users 17984 Aug 12 12:18 tut3.1998.ps 22. history Fungsi : mencetak perintah-perintah sebelumnya $ history|more 1 netscape 2 bg 3 ls -l 4 cd syarif 5 ls -l 6 ls -al 7 cd 8 cd Tidak semua versi UNIX menyediakan perintah ini. Perintah history ini dapat digunakan untuk mengingat kembali perintah-perintah yang dijalankan sebelumnya. Perintah ini juga dapat digunakan untuk menjalankan lagi suatu perintah tanpa mengetik ulang. Sistem operasi DOS juga menyediakan fasilitas ini yaitu perintah DOSKEY.COM 23. wc Fungsi : menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu file Format : wc nama-file Contoh : $ wc lpr 15 15 165 lpr -----file lpr terdiri atas 13 baris, 15 kata dan 165 karakter 24. alias Fungsi : untuk mengganti nama perintah Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS Iwan Syarif & Ferry AS Perintah Dasar Linux 18 Dengan menggunakan fasilitas ini, seorang user dapat mendefinisikan perintah UNIX dengan perintah lain yang mudah diingat. Fasilitas ini juga sangat menguntungkan bagi pemakai DOS karena bisa mengaliaskan perintah-perintah UNIX dengan perintah-perintah DOS. Perintah alias hanya ada di C Shell dan tidak dijumpai pada Bourne Shell. Contoh : > alias dir/w ls ---- perintah ls dialiskan menjadi dir/w
> dir/w ---- setelah itu perintah dir/w dikenali sebagai ls
PIC22370.PCX dbms1.pdf output tut1_2.pdf
PIC27480.PCX dead.letter profile tut2.1998.ps
bufferm.pdf introduction.pdf syarif tut3.1998.ps
coba.txt lpr tmp
daadstip.pdf nsmail tut1.1998.ps
Perintah alias juga dapat digunakan untuk menyingkat perintah.
> alias h history ---- perintah history disingkat menjadi h
> h
1 19:30 dirp
2 19:30 alias dir/p ls
3 19:30 dir/p
4 19:30 dir/w ls -l
Untuk membatalkan perintah alias digunakan peritah unalias
> unalias h history ---- peritah alias h dibatalkan
> h ---- memanggil perintah h
h: Command not found. --- perintah h sudah tidak dikenali
25. man
Fungsi : singkatan dari manual yaitu untuk menampilkan informasi bantu untuk
semua perintah UNIX. Perintah ini sangat bermanfaat bagi setiap pemakai UNIX
karena dapat membantu mengingat kembali perintah-perintah UNIX.
Format : man nama-perintah
Contoh :
$ man who
WHO(1L)
NAME
who - show who is logged on
SYNOPSIS
who [-imqsuwHT] [--count] [--idle] [--heading] [--help]
DESCRIPTION
This manual page documents the GNU version of who. If
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 19
given no non-option arguments, who prints the following
information for each user currently logged
26. grep
Fungsi : mencari isi suatu file di sembarang directory
Format : grep –n ‘nama-file’ di-direktori
Keterangan : grep akan mencari suatu variable dalam suatu baris tertentu, di dalam
sembarang direktori pada semua file. Grep sangat berguna untuk menemukan kata
tertentu dalam beberapa dokumen atau mencari adanya sebuah variable dalam
sekelompok program. Misalnya : grep –n ‘shutdown’ /etc/*
Contoh :
$ grep main *.c mencari kata main pada semua file *.c
client.c:main(argc,argv) menampilkan kata-kata yang ditemukan
mumt.c:main()
prakt_1.c:main(argc,argv)
server.c:main(argc,argv
gunakan option –n untuk menampilkan nomer baris.
$ grep -n exit server.c
21: exit(1);
36: exit(1);
58: exit(1);
27. mkdir
Fungsi : membuat direktori
Format : mkdir nama-direktori
Keterangan : di DOS peritahnya adalah MD (make directory)
~$ mkdir coba1 coba2 coba3 (membuat 3 direktori sekaligus)
28. rmdir
Fungsi : menghapus direktori
Format : rmdir nama-direktori
Keterangan : di DOS peritahnya adalah RD (remove directory)
~$ rmdir coba1 coba2 coba3 (menghapus 3 direktori sekaligus)
jika directory yang dihapus tidak ada maka akan ditampilkan pesan
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 20
SISTEM FILE DAN DIRECTORY
Perintah-perintah UNIX yang berhubungan dengan file dan directory sebagai
berikut :
1. pwd
fungsi : menunjukkan directory aktif
keterangan : Perintah ini singkatan dari “print working directory”. Seorang pemakai
selalu berhubungan dengan sebuah directory kerja, yang ada kalanya pemakai
tersebut tersesat sampai jauh, maka perintah ini bermanfaat untuk mengetahui posisi
pemakai dalam suatu directory.
2. cd [nama]
Fungsi : mengubah directory
Keterangan : Membawa pemakai ke directory kerja baru. Bila nama directory tidak
ditentukan, cd mengatur supaya directory kerja berada pada home directory pemakai.
3. ls [options] nama
Fungsi : menampilkan daftar file dalam directory aktif.
Keterangan :
Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai directory dan file. Bentuk
sederhana perintah ls akan menampilkan hanya nama file. Bentuk panjang ditandai
dengan menggunakan option –1, yang akan menampilkan nama-nama file beserta
informasi untuk setiap file yang ditampilkan.
PROTEKSI FILE DAN SEKURITI PADA UNIX
Masalah keamanan data amatlah penting dalam bidang teknologi informasi.
UNIX dalam hal ini jauh lebih unggul dari pada DOS yang tidak menyediakan
fasilitas ini. DOS hanya mempunyai fasilitas ATTRIBUT dengan pilihan Read Only
dan Hidden. DOS hanya menyediakan fasilitas untuk untuk menyembunyikan file
(hidden) dan memproteksi file (read-only) agar tidak dapat dihapus atau dimodifikasi.
Sedangkan fasilitas kepemilikan file tidak disediakan.
UNIX menyediakan sekuriti yang sangat baik sekali. Tiap-tiap file pada UNIX
mempunyai tingkat sekuriti sendiri seperti terlihat pada tulisan di bawah ini:
$ ls -l
-rw-r--r-- 1 syarif users 66091 Aug 12 12:14 bufferm.pdf
-rw-r--r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:51 coba1
-rw-r--r-- 1 syarif users 177 Nov 23 19:51 coba2
-rw-r--r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:52 coba3
drwx------ 2 syarif users 1024 Nov 19 11:55 nsmail/
drwx------ 2 syarif users 1024 Aug 12 11:34 syarif/
drwxr-xr-x 2 syarif users 1024 Aug 13 12:57 tmp/
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 21
Kalau dibandingkan dengan DOS, tampilan direktori di atas sedikit berbeda.
Selain nama file, ukuran file, tanggal dan jam pembuatan, juga ada tambahan
informasi berupa nama user, nama group dan mode file.
Untuk keterangan kolom directory indicator adalah merupakan informasi untuk
file yang ditampilkan bahwa nama yang ditampilkan adalah sebuah sub directory.
Kolom kedua menunjukkkan hak akses bagi sekelompok atau hanya untuk satu
pemakai itu sendiri, penjelasan selengkapnya sebagai berikut :
-rwx r-x - -x
Arti dari karakter rwx, r (read) menyatakan ijin untuk membaca file, w (write)
menyatakan ijin untuk menulis (memodifikasi), merubah maupun menghapus, dan x
(execute) menyatakan ijin untuk menjalankan program. Karakter pada posisi
bersangkutan menunjukkan bahwa ijin telah dicabut.
MENGUBAH IJIN AKSES
Ijin akses terhadap file atau suatu directory dapat diubah-ubah dengan perintah
chmod, yang bentuk perintahnya sebagai berikut :
chmod modus nama file [who] operasi ijin
Fungsi : merubah ijin akses
Keterangan :
Mengubah modus (file protection bits) sebuah file. Modus file adalah susunan bit
dalam isi directory file yang menentukan siapa yang mendapat ijin untuk membaca,
Nama file
Tanggal & jam pembuatan
Ukuran File
Nama group
Nama user
Mode File
Indikator
Direktori
Ijin akses bagi pemilik file (read, write, eksekusi)
Ijin akses bagi user yang yang termasuk dalam
satu group dengan pemilik file (read & eksekusi)
User lain hanya dapat mengeksekusi program,
tetapi tidak dapat membaca dan memodifikasi
file tsb.
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 22
menulis, mengerjakan file. Hanya pemilik file atau super user yang boleh mengubah
modusnya.
Bentuk pertama menggunakan bilangan oktal untuk mengatur modus. Yang kedua
mnggunakan simbol untuk menentukan modus baru.
Argumen : Pembacaan, penulisan dan pengerjaan file menginginkan bit ditentukan
dalam bentuk bilangan oktal. Bilangan oktal terdiri atas 4 digit. Most significant
digit berisi bit untuk mengontrol pengerjaan, digit berikut mempunyai bit, bit ijin
pemilik, digit berikutnya mempunyai bit ijin kelompok dan least significant digit
mengandung bit ijin umum.
Bilangan oktal diperoleh dengan logic 0E dengan bit berikut :
4000 menentukan ID pemilik pada pengerjaan
2000 menentukan ID kelompok pada pengerjaan
1000 meninggalkan program dalam memori
0400 ijin membaca (Read) untuk pemakai
0200 ijin menulis (Write) untuk pemakai
0100 ijin mengerjakan (eXsekusi) untuk pemakai
0040 ijin membaca (Read) untuk anggota kelompok group
0020 ijin menulis untuk anggota kelompok
0010 ijin mengerjakan untuk anggota kelompok
0004 ijin membaca untuk orang lain
0002 ijin menulis untuk orang lain
0001 ijin mengerjakan untuk orang lain
who menentukan untuk siapa ijin diberikan
+ kombinasi 3 huruf,”o”,”g” dan “u” atau huruf tunggal “a”.
Default dari who ini adalah “a”.
a (all) semua
g (graoup) kelompok
u (user) pemakai
+ menambah ijin
- menghapus ijin
ijin r membaca
w menulis
x membaca
s mengatur ID pemilik/kelompok
t jangan menukar
Contoh mengubah mode file
$ ls -l coba
-rw-r--r-- 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba (kondisi mula-mula)
$ chmod 777 coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
-rwxrwxrwx 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 777)
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 23
$ chmod 700 coba (ubah mode lagi)
$ ls -l coba
-rwx------ 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 700)
$ chmod 751 coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
-rwxr-x--x 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 751)
$ chmod 000 coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
--- --- --- 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 000)
$ chmod a+x coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
---x--x--x 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 751)
$ chmod u+rwx coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
-rwxr-x--x 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (user +r, +w, +x)
PERINTAH – PERINTAH LANJUTAN
1. Perintah Input-Output dan Proses Piping
Sama halnya dengan DOS, UNIX juga mampu mengenali beberapa karakter
khusus dalam suatu perintah. Yang pertama adalah karakter > yang digunakan untuk
menyalurkan standard output dari terminal ke sebuah file.
Contoh :
$ ls > output.txt -------- hasil dari perintah ls disimpan
ke sebuah file dengan nama output.txt
$ more output.txt -------- melihat isi file output.txt
dead.letter
introduction.pdf
nsmail/
output
syarif/
tmp/
tut1.1998.ps
tut2.1998.ps
Dengan perintah di atas sebuah file baru dengan nama ‘output.txt’ akan terbentuk
dan isi dari file tersebut adalah hasil dari perintah ls.
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 24
Selain itu user juga dapat menambahkan informasi di akhir sebuah file dengan cara
menggunakan notasi >> seperti contoh berikut ini :
$ date >> output.txt -------- hasil dari perintah date ditambahkan
ke akhir file dengan nama output.txt
$ more output.txt -------- melihat isi file output.txt
dead.letter
introduction.pdf
nsmail/
output
syarif/
tmp/
tut1.1998.ps
tut2.1998.ps
Thu Nov 26 14:29:38 JVT 1998 ------- > baris tambahan dari perintah date
Input dari suatu perintah juga dapat diarahkan dengan menggunakan tanda <. Dengan menggunakan notasi ini, input yang biasanya didapat secara interaktif dari keyboard akan sebaliknya diarahkan untuk mengambil input dari sebuah file. $ ls -l > coba.txt ---hasil perintah ls disimpan me njadi coba.txt
$ wc < coba.txt --wc menghitung baris, kata & karakter 18 155 1126 dari file coba.txt Penggunaan alias seperti contoh-contoh di atas hanyalah berlaku sementara, artinya setelah logout maka perintah-perintah tersebut sudah tidak dikenali lagi. Ada suatu cara agar perintah alias tersebut dapat bersifat permanen, yaitu dengan cara mengetikkan perintah-perintah alias tersebut dan menyimpannya pada suatu file yang bernama .cshrc yang dapat ditemukan pada setiap home directory user. Dalam hal proses input-output UNIX mempunyai proses yang disebut dengan proses piping. Konsep dasar piping berhubungan erat dengan menyalurkan input output. Pipe bisa dianalogikan dengan sebuah pipa yang menghubungkan dua buah program sedemikian hingga output dari program pertama menjadi input dari program berikutnya. UNIX menyediakan fasilitas piping dimana user bisa menggunakan satu atau lebih pipe secara bersamaan. Contoh proses piping dalam UNIX : $ finger | sort | more Login Name Tty Idle Login Time Office Office Phone amran Amran .D p1 8:13 Nov 27 08:32 (:0.0) syarif Iwan Syarif p3 Nov 27 16:29 (10.252.1.201) Keterangan : perintah di atas berarti setelan menjalankan perintah finger kemudian hasilnya diurutkan sesuai abjad, kemudian menampilkannya per layar. $ finger | sort | more | wc 4 35 269 Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS Iwan Syarif & Ferry AS Perintah Dasar Linux 25 Keterangan : perintah di atas berarti pertama -tama perintah finger dijalankan, lalu hasilnya diurutkan sesuai abjad, kemudian dihitung berupa jumlah baris, jumlah kata dan jumlah karakter dari output yang dihasilkan. 2. adduser Fungsi : menambah user baru Format : adduser Keterangan : hanya super-user yang dapat menjalankan perintah ini. higo:~# adduser Adding a new user. The username should not exceed 8 characters in length, or you may run into problems later. Enter login name for new account (^C to quit): iwan That name is in use, choose another. Adding a new user. The username should not exceed 8 characters in length, or you may run into problems later. Enter login name for new account (^C to quit): Pada contoh di atas, nama user yang dimasukkan sudah ada sehingga UNIX menolaknya. UNIX menyarankan agar panjang nama user tidak melebihi 8 karakter. Untuk membatalkan perintah ini tekan ^C. higo:~# adduser Enter login name for new account (^C to quit): iwanarif Editing information for new user [iwanarif] Full Name: Iwan Syarif GID [100]: Group 'users', GID 100 First unused uid is 562 UID [562]: Home Directory [/home/iwanarif]: Shell [/bin/bash]: Password [iwanarif]: Information for new user [iwanarif]: Home directory: [/home/iwanarif] Shell: [/bin/bash] uid: [562] gid: [100] Is this correct? [y/N]: Tekan Y untuk menyimpan data user baru. Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS Iwan Syarif & Ferry AS Perintah Dasar Linux 26 3. ps Fungsi : digunakan untuk melaporkan informasi tentang proses yang aktif dalam sistem UNIX Format : ps –cal Keterangan : dapat menunjukkan program yang sedang dijalankan setiap terminal dan juga proses latar belakang yang sedang berjalan. higo:/usr$ ps PID TTY STAT TIME COMMAND 7241 p2 S 0:00 -bash 7251 p2 T 0:00 (man) 7253 p2 T 0:00 (sh) 7254 p2 T 0:00 (gunzip) 7255 p2 T 0:00 (less) 7272 p2 T 0:00 (man) 7283 p2 T 0:00 sh -c /usr/bin/gunzip -c /usr/man/cat1/mv.1.gz | /usr/bin/l 7285 p2 T 0:00 /usr/bin/less -is 4. kill Fungsi : digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan Format : kill –no signal Keterangan : Proses diidentifikasikan dengan nomor proses (bisa disebut process is atau PID) yang ditemukan dari perintah ps. Perintah kill bekerja dengan mengirimkan sebuah sinyal terminate pada proses. Biasanya dipakai signal no. 9 atau no. 19. Contoh : kill 7473 menghentikan proses dengan nomer ID 7473 kill –9 7473 menghentikan proses 7473 langsung saat itu juga 5. & Fungsi : Menjalankan program di belakang layar (multitasking) Format : & nama-program Keterangan : Setelah perintah ini dijalankan maka PID dari program akan dilaporkan oleh sistem. Jadi jika kita ingin membuang proses tadi kita bisa melakukan perintah kill –9 PID-nya. Contoh proses belakang layar $ top& ---- menjalankan perintah top secara background Keterangan : Perintah top digunakan untuk melihat proses-proses penting yang sedang dikerjakan oleh CPU. Jika proses top dijalankan tidak dengan cara di belakang layar, maka user tidak dapat mengerjakan perintah yang lain karena perintah ini akan dikerjakan secara terus menerus oleh CPU. Bentuk tampilan yang muncul di layar jika menggunakan perintah top adalah sebagai berikut : Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS Iwan Syarif & Ferry AS Perintah Dasar Linux 27 4:17pm up 2 days, 4:22, 3 users, load average: 0.17, 0.08, 0.02 84 processes: 54 sleeping, 1 running, 0 zombie, 29 stopped CPU states: 0.3% user, 1.9% system, 0.0% nice, 97.8% idle Mem: 14336K av, 14080K used, 256K free, 14060K shrd, 212K buff Swap: 130748K av, 8728K used, 122020K free 2952K cached Tetapi jika perintah top dikerjakan secara backgroud (top&) maka di layar tidak akan ada tampilan apa-apa. Untuk mematikan perintah top gunakan perintah kill –9 top. 6. bc Fungsi : perintah bc dapat digunakan sebagai calculator Keterangan : fasilias ini tida ada pada versi UNIX standard. Contoh : higo:~$ bc bc 1.03 (Nov 2, 1994) Copyright (C) 1991, 1992, 1993, 1994 Free Software Foundation, Inc. This is free software with ABSOLUTELY NO WARRANTY. For details type `warranty'. 10+5 15 3+5*5+65-78*5^2 -1857 7. pr Fungsi : Mencetak isi file ke printer Format : pr nama-file > /dev/lp0
Keterangan : Hasil cetakan ke-printer akan dipisahkan perhalaman dengan sebuah
judul (header) pada bagian atas halaman. Header akan berisi tanggal, nama file dan
nomer halaman.
ELECTRONIC MAIL
Di dalam sistem UNIX, memperbolehkan pemakai saling mengirimkan pesan
secara elektronik. Pesan dapat dikirimkan secara langsung ke terminal pemakai lain bila
sedang log in. Kedua pemakai tersebut kemudian dapat melanjutkan percakapan melalui
keyboard masing-masing.
Seorang pemakai juga dapat mengirimkan pesan ke pemakai lain dalam bentuk
surat pengiriman (mail). Pesan tersebut secara otomatis oleh UNIX dimasukkan ke file
dalam directory penerima. Bila penerima pesan tersebut log in, maka ia diberitahu akan
adanya pesan pengiriman.
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 28
Perintah-perintah yang digunakan untuk keperluan komunikasi data antar pemakai
sebagai berikut :
1. write pemakai [tty]
fungsi : mengirim pesan ke pemakai yang sedang login.
keterangan : Write akan membuat hubungan dari keyboard ke layar pemakai yang
ditentukan. Apa saja yang diketikkan dari keyboard akan tampak di layar penerima.
Untuk mengakhiri pengiriman pesan ketikkan ^D. Sewaktu pesan dikirimkan ke
penerima, maka di layar penerima pesan akan ditampilkan siap yang mengirim pesan
tersebut.
Option tty (terminal type), harus diikuti oleh nomor urut terminal yang diaktifkan.
Option tty akan muncul bila terdapat lebih dari satu terminal yang diaktifkan dengan
ID yang sama.
Seorang user pada komputer A akan mengirimkan pesan kepada user di omputer B
dengan cara :
$ write bambang
User bernama Doni mengirimkan pesan ke Bambang dengan cara mengetik pesan.
Untuk mengakhiri pengetikan pesan digunakan tombol Ctrl-D.
Pada komputer B yang digunakan oleh user bernama bambang akan tampil pesan
yang diketik oleh Doni seperti pada tampilan berikut ini:
~$
Message from doni@higo on ttyp2 at 20:21 ...
Hallo Wan, kamu sekarang sedang ngapain ?
EOF
2. mesg [pilihan]
fungsi : menolak pesan dari pemakai lain
keterangan : Anda dapat juga menolak pesan yang dikirim dengan memakai perintah
write. Perintah ini tidak dapat menolak ijin bagi super user untuk mengirim pesan.
Pilihan yang digunakan :
n tidak menerima pesan
y mengaktifkan penerimaan pesan
Jika user tidak ingin diganggu oleh user yang lain yang akan mengirimkan pesan,
maka dapat menggunakan perintah mesg n.
Contoh :
User bernama Iwan tidak ingin menerima pesan . (mesg n)
Kemudian user lain bernama Bambang mengirimkan pesan, maka komputer akan
menolak pesan tersebut.
higo:~$ write iwan
write: iwan has messages disabled
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 29
3. mail [penerima]
Fungsi : kirim dan membaca pesan berupa surat
keterangan : Mail adalah sebuah program pengiriman elektronik yang mengirimkan
pesan ke pemakai lain atau membaca pesan dari pemakai lain. Anda dapat
mengirimkan pesan dan bentuk pengiriman tercatat ke tiap pemakai yang dikehendaki
yang mempunyai ID log in pada sistem. Pengiriman dikumpulkan dalam sebuah file
di home directory penerima. Untuk membaca surat elektronik ini bisa setiap saat,
tetapi kebanyakan membacanya ketika log in. Bila anda mengetikkan mail tanpa ID
penerima maka berarti anda membaca surat elektronik dari pengirim. Untuk
membaca satu per satu surat anda, dengan mengetikkan urutan dari suart yang masuk.
Urutan yang digunakan 1 2 3 dst.
Tombol yang digunakan adalah :
+ (return) : menampilkan pesan berikutnya
^D : keluar dari program mail
d : menghapus pesan terakhir
Bila perintah ini diikuti oleh nomor urut surat, maka akan menghapus file surat
tersebut. Bila disertakan argumen pemakai, maka mail menerima masukkan hingga ia
mendeteksi sebuah tombol ^D dan mengirim masukkan yang dikumpulkan sebagai
surat pesan pada home directory pemakai yang ditentukan.
Contoh : mengirim e- maik ke user bernama bambang
$ mail bambang
Subject: Mencoba kirim e-mail
Hallo Mbang,
aku sedang latihan mengetik e-mail pakai LINUX.
Kok sulit sekali yah ?
.
EOT
Jika user bernama Bambang sedang login, maka e- mail tersebut langsung ditampilkan
di layar, seperti pada contoh berikut ini :
$
New mail for bambang@higo has arrived:
----
From: Iwan Syarif
Subject: Mencoba kirim e-mail
Hallo Mbang,
aku sedang latihan mengetik e-mail pakai LINUX.
Kok sulit sekali yah ?
----
Jika user yang dikirim e- mail tidak sedang login, maka surat tersebut akan disimpan pada
direktori user. User akan diberitahu oleh UNIX pada saat login jika ada surat masuk.
Untuk mengetahui atau membaca e- mail yang masuk, ketik perintah mail.
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perintah Dasar Linux 30
~$ login bambang
Password:
Linux 2.0.0.
You have mail. ------- pemberitahuan jika ada e-mail masuk
~$ mail ------- melihat e-mail yang masuk
Mail version 5.5 6/1/90. Type ? for help.
"/var/spool/mail/syarif": 2 messages 1 new 2 unread
U 1 syarif@higo.eepis -it Thu Aug 27 15:31 11/435 "percobaan"
>N 2 umum@higo.eepis-its. Thu Nov 26 21:32 12/480 "Surat Penting "
&
4. wall
Fungsi : pengiriman pesan oleh super user
Keterangan : Bagi super user, sistem operasi UNIX menyediakan pengiriman pesan
keseluruhan pemakai yang sedang log in saat itu dan perintah ini hanya dapat
dilakukan oleh super user. Kegunaan dari perintah ini yaitu super user dapat
memberitahukan kepda seluruh pemakai yang sedang log in, adanya suatu interupsi
penting yang harus diperhatikan.
# wall
Hallo USERS, awas komputer mau dimatikan jam 19.00
Mohon data Anda disimpan dan komputernya
di shutdown dahulu. Terima kasih.
Untuk mengakhiri penulisan wall dengan cara menekan tombol Ctrl – D.
Setelah itu pada layar monitor user yang sedang login akan tampil :
Broadcast Message from syarif@higo
(/dev/ttyp3) at 17:20 ...
Hallo USERS, awas komputer mau dimatikan jam 19.00
Mohon data Anda disimpan dan komputernya
di shutdown dahulu. Terima kasih.
#
Selain itu perintah wall dapat juga mengirimkan pesan berupa file teks. Isi dari file
teks tersebut akan ditampilkan di semua layar.
# wall coba.txt
Read more

Konfigurasi Apache Web Server Untuk Linux

Source program : apache_1.3.14.tar.gz
Proses Installasi :

tar -xvzf apache_1.3.14.tar.gz
cd apache_1.3.14

Untuk melihat cara melakukan konfigurasi sebelum penginstallan :

./configure --help

Sebelum menjalankan perintah configure sebaiknya matikan dulu service httpd dengan perintah :

/etc/rc.d/init.d/httpd stop

Atau dengan melakukan langkah berikut :

setup
system services

dan nonaktifkan httpd

Buat user dan group untuk menjalankan apache
Tambahkan baris berikut pada file /etc/passwd

www:x:98:98:/:

Tambahkan baris berikut pada file /etc/group

www:x:98

Setup apache

mkdir /home/apache --> home direktori untuk apache
./configure --prefix=/home/apache --server-uid=www --server-gid=www
make
make install

Apache sudah terinstall pada direktori /home/apache

/home/apache/bin : berisi file-file binary
/home/apache/conf : berisi file-file konfigurasi yang terdiri dari :
* httpd.conf
* access.conf
* srm.conf
* magic
/home/apache/cgi-bin : merupakan direktori yang akan kita isikan dengan file cgi yang dibuat.
/home/apache/htdocs : berisi data-data untuk web site kita.
/home/apache/logs : berisi file-file log

Untuk menghidupkan service httpd, dilakukan dengan perintah :

/home/apache/bin/apachectl start

Agar service ini bisa langsung dijalankan pada waktu sistem boot maka cukup dengan menambahkan perintah tersebut di atas pada file /etc/rc.d/rc.local
Read more